Expert Sharing Kementerian Kominfo - UNP 2018: OSO Bakar Semangat Mahasiswa UNP

INDONESIASATU.CO.ID:

PADANG - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Oesman Sapta mengajak generasi muda untuk tidak berhenti berjuang dan belajar dari pengalaman hidup. Hal ini disampaikannya pada acara Expert Sharing 'Belajar dari Broadcaster Senior' yang digelar dalam rangka Hari Pers Nasional 2018 di Auditorium Univeritas Negeri Padang (UNP), Kamis (8/2).

Menurutnya, pendidikan di bangku sekolah sangat penting. Namun, pengalaman juga penting. Maka itu, generasi muda diharapkan tidak hanya membaca dan mencatat, tetapi harus mau mengimplementasikannya ke dalam kehidupan sehari-hari.

"Kalau hanya mencatat dan belajar, tidak akan berarti apa-apa. Generasi muda mesti terus menerus memperhatikan dan mempelajari tentang kehidupan," ujarnya.

Di hadapan 300-an mahasiswa, OSO, sapaan Oesman, menceritakan pengalaman pribadinya yang penuh perjuangan dalam meniti kehidupan, baik pahit dan manis. Perjuangan hidupnya yang keras sedari dulu tak lain untuk mencari uang guna membantu orang tuanya.

“Saat kecil, untuk mencari uang, saya harus berjualan rokok di seputaran pelabuhan. Lalu banting setir menjadi buruh pengangkut karet. Semua pahit dan getirnya kehidupan saya jalani dengan tak kenal kata menyerah. Itulah kehidupan yang harus saya hadapi," kata OSO, yang juga Ketua Gebu Minang itu.

Dia menyatakan generasi muda bukan hanya membutuhkan keberanian untuk mencoba hal baru, tapi juga harus cerdas membangun sistem.

"Membangun sistem ke depan dapat dilakukan melalui langkah 5S, yakni strategi yang tepat, struktur organisasi seperti apa yang harus kita bangun, skill dalam organisasi, sistem yang terbangun dengan baik, dan speed yang tinggi untuk mencapai target yang diinginkan," katanya.

Sebelumnya Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara juga membakar semangat mahasiswa UNP. Rudi menyinggung mulai dari masalah pembangunan sektor telekomunikasi dan masa depan teknologi.

Sementara itu Rektor UNP, Prof Ganefri dalam sambutanya mengatakan, melihat perkembangan teknologi dan informasi yang begitu pesat, dunia pendidikan harus turut berbenah dan menyesuaikan dengan zaman.

Begitu juga dengan UNP yang tengah melakukan berbagai perubahan, termasuk reproduksi kurikulum pembelajaran dengan menggunakan teknologi.

Meskipun, kata dia, pembelajaran tidak dapat sepenuhnya diserahkan kepada teknologi. "Tetap dibutuhkan sentuhan dosen agar pembelajaran berlangsung dengan maksimal," kata dia. 

Usai memberikan motivasi, Rektor UNP memberikan cinderamata kepada Oso dan Rudiantara. Saat Rektor UNP Prof Ganefri memberikan cenderamata, terlihat Rudiantara membuka telepon seluler. Ternyata, Rudi mempersiapkan telepon selulernya untuk swafoto. Lantas, Rudi pun bersama Oso dan Ganefri berswafoto.

Sontak, para mahasiswa pun bersorak dan bertepuk tangan. Setelah beberapa frame diambil, Oso pun hendak meninggalkan ruangan.

Namun, seperti biasa Oso menyempatkan diri menyapa mahasiswa dan mahasiswi. Tidak hanya itu, para mahasiswa ternyata juga ingin berswafoto dengan Oso.

Beberapa kali langkah Oso terhenti karena diadang mahasiswa berswafoto. Suasana semakin meriah. Wajah mahasiswa sumbringah. Tepuk tangan dan teriakan membahana. Oso pun melempar senyuman dan melambai tangan kepada para mahasiswa dan mahasiswi. 

Seperti diketahui, Even Expert Sharing yang berajuk "Belajar dari Broadcaster Senior" dalam rangka Hari Pers Nasional 2018 digelar atas kerjasama Kemenkominfo dengan UNP, menghadirkan nara sumber dari kalangan wartawan senior dari Jakarta, seperti

Nurjaman Mukhtar, Dra. Rosarita Niken Widyastuti, M.Si Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik, Prita Kemal Gani Pemilik The London School of Public Relations, Helmi Yahya Direktur Utama TVRI dan Karni Ilyas Pemred TV One. (Humas UNP)

Berita Terbaru

Index Berita